SUNGAI PENUH – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci akan menyelenggarakan Pelantikan PPPK Tahap II Formasi 2024 dan Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI, Kamis, (23/10), bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 3 Gedung Rektorat IAIN Kerinci, mulai pukul 08.00 WIB. Semua peserta diwajibkan mengenakan seragam KORPRI, dan acara ini dilaksanakan berdasarkan Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor P-1721/SJ/B.II/KP.00.0/10/2025 serta Surat Rektor IAIN Kerinci Nomor B-1907/In.31/R/KP.00.1/10/2025 yang mengatur pelaksanaan kegiatan ini.
Pelantikan PPPK dan pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat profesionalisme ASN, serta membangun semangat kebersamaan dan loyalitas di antara pegawai Kementerian Agama, khususnya di IAIN Kerinci.
Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional Kementerian Agama dalam memperkuat tata kelola aparatur sipil negara, khususnya melalui pengangkatan PPPK Formasi Tahun 2024.
“Pelantikan PPPK ini bukan sekadar agenda administratif, tetapi bagian dari komitmen negara untuk menghadirkan aparatur yang profesional, berdedikasi, dan siap memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Jafar Ahmad menegaskan bahwa pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI juga menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kebersamaan dan loyalitas ASN di lingkungan IAIN Kerinci.
“KORPRI bukan hanya organisasi, tetapi rumah besar bagi seluruh ASN. Melalui pengukuhan ini, kita ingin menumbuhkan semangat pengabdian, integritas, dan profesionalitas dalam bekerja, sejalan dengan nilai dasar ASN sebagai pelayan publik,” tambahnya.
Pada momen sambutan Rektor IAIN Kerinci di acara Pelantikan PPPK Tahap II, Dr. Jafar Ahmad menegaskan bahwa setiap PPPK yang baru dilantik harus menjaga amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa tugas utama kita adalah melayani mahasiswa bukan sebaliknya.
“Mahasiswa bukan pelayan pegawai, melainkan pusat dari seluruh pengabdian dan kerja profesional kita,” ujarnya dengan tegas.
Berdasarkan jadwal kegiatan yang tercantum dalam lampiran surat undangan, acara akan diawali dengan registrasi peserta dan gladi resik pada pukul 08.00–09.00 WIB. Sesi pembukaan dimulai pukul 09.00 WIB, diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Kementerian Agama, dan Mars KORPRI oleh seluruh hadirin. Acara dilanjutkan dengan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama serta penampilan dari satuan kerja di bawah Kementerian Agama.
Acara juga akan diisi dengan sambutan dari perwakilan Komisi VIII DPR RI, penayangan video kolase kegiatan ASN, dan puncaknya pelaksanaan pelantikan PPPK Tahap II oleh Menteri Agama. Selanjutnya, pelantikan Dewan Pengurus KORPRI Kementerian Agama akan dilakukan oleh Kepala BKN, disaksikan oleh Menteri Agama dan Menteri PAN RB.
Setelah pelantikan, acara akan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala BKN, Menteri PAN RB, serta Menteri Agama. Sebagai penutup, akan ada penampilan dari satuan kerja, pembacaan doa, serta menyanyikan lagu “Bagimu Negeri” oleh seluruh hadirin sebagai simbol pengabdian ASN kepada bangsa dan negara.
Kegiatan pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan tata kelola kelembagaan dan peningkatan kapasitas aparatur di lingkungan IAIN Kerinci. Melalui pelantikan PPPK dan pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI, kampus berkomitmen untuk terus meneguhkan semangat pengabdian dan profesionalitas ASN dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, melayani, dan berintegritas tinggi.
Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI ©2025 IAIN Kerinci
- Log in to post comments
