Bongkar "Dapur" Riset Dosen, LP2M IAIN Kerinci Dorong Penelitian Dosen Berdampak Bukan Sekadar Laporan

Bongkar "Dapur" Riset Dosen, LP2M IAIN Kerinci Dorong Penelitian Dosen Berdampak Bukan Sekadar Laporan

SUNGAI PENUH, IAIN Kerinci — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci terus memperkuat budaya riset yang berdampak melalui kegiatan Diseminasi dan Pameran Hasil Penelitian yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Jum'at (23/1). Bertempat di Panggung Literasi, Gedung Perpustakaan Digital Kampus Utama IAIN Kerinci, Sungai Liuk, Kota Sungai Penuh, kegiatan ini menjadi ruang reflektif sekaligus strategis untuk memastikan penelitian dosen tidak berhenti sebagai dokumen laporan semata.

Mengusung tema “Membincang Progres Penelitian dan Pengabdian: Apa yang Dapat Kita Persembahkan Selain Laporan?”, kegiatan ini diikuti oleh para dosen P3K serta mahasiswa. Kegiatan ini dirancang sebagai ajang berbagi pengetahuan, memperluas pemanfaatan hasil riset, serta mendorong jejaring dan kolaborasi yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan, Nuzul Iskandar, M.A., menegaskan bahwa diseminasi hasil penelitian merupakan langkah penting agar temuan riset dapat diuji, dikritisi, dan dikembangkan lebih lanjut. 

“Penelitian tidak seharusnya berhenti di meja laporan. Ia harus dibaca, dimanfaatkan, diterapkan, dan mendapatkan umpan balik agar benar-benar memberi kontribusi bagi pengembangan keilmuan dan masyarakat,” ujarnya.

Hadir sebagai narasumber, yakni Prof. Dairabi Kamil, M.Ed., Ph.D. dan Hengki Yandri, M.Pd., Kons. Keduanya membedah hasil-hasil penelitian dari berbagai sudut pandang, mulai dari temuan riset, metodologi yang digunakan, hingga pengalaman di balik proses penelitian atau behind the scene yang jarang terungkap dalam laporan formal.

Salah satu artikel yang menjadi fokus pembahasan adalah karya Prof. Dairabi Kamil berjudul “Internationalisation of Islamic Higher Education in Indonesia and Malaysia: A Comparative Analysis of Rationales, Challenges, Strategies and Practices.” Artikel tersebut mengulas secara komparatif dinamika internasionalisasi pendidikan tinggi Islam di Indonesia dan Malaysia, termasuk rasionalitas kebijakan, tantangan yang dihadapi, serta strategi dan praktik yang diterapkan. Diskusi berlangsung interaktif, membuka wawasan peserta mengenai bagaimana riset dapat berkontribusi pada perumusan kebijakan dan penguatan posisi perguruan tinggi Islam di kancah global.

Selain diskusi, kegiatan ini juga dirangkai dengan pameran hasil-hasil penelitian dosen. Melalui pameran tersebut, peserta dapat melihat secara langsung luaran riset yang telah dihasilkan, sekaligus menjajaki peluang pengembangan dan kolaborasi lintas disiplin.

Melalui kegiatan ini, IAIN Kerinci menegaskan langkah progresifnya dalam membangun ekosistem riset yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak nyata. Diseminasi dan pameran penelitian tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga akselerator lahirnya gagasan, jejaring, dan inovasi menuju puncak keunggulan keilmuan. Dengan ritme yang kian cepat dan responsif terhadap tantangan zaman, hasil penelitian diharapkan tidak sekadar hidup di ruang akademik, melainkan bergerak lincah, diterapkan, dan memberi kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat luas.

Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI
©2026 IAIN Kerinci