SUNGAI PENUH, IAIN Kerinci - Terpilihnya Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi Hasan, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D., sebagai Presiden Asian Islamic Universities Association (AIUA) periode 2026–2028 mendapat sambutan hangat dan dukungan dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.
Dukungan tersebut juga datang dari Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., yang menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya kepengurusan baru AIUA yang ditetapkan secara aklamasi dalam 15th Annual General Meeting yang berlangsung di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 23–25 Juni 2026.
Dr. H. Jafar Ahmad mengungkapkan apresiasi sekaligus optimisme terhadap estafet kepemimpinan AIUA dari Prof. Asep Saepudin Jahar kepada Prof. Noorhaidi Hasan. Menurutnya, kepemimpinan baru ini menjadi momentum strategis bagi perguruan tinggi Islam di Asia untuk memperkuat jejaring internasional, meningkatkan kualitas akademik, serta memperluas rekognisi global.
"Atas nama seluruh civitas akademika IAIN Kerinci, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Noorhaidi Hasan beserta seluruh jajaran pengurus AIUA periode 2026–2028. Semoga amanah ini mampu membawa AIUA semakin maju sebagai wadah kolaborasi perguruan tinggi Islam yang berdaya saing dan berpengaruh di tingkat internasional," ujar Dr. H. Jafar Ahmad.
Ia menegaskan bahwa IAIN Kerinci siap mengambil bagian secara aktif dalam berbagai agenda strategis AIUA. Menurutnya, visi yang disampaikan Presiden AIUA terpilih terkait penguatan riset, internasionalisasi pendidikan tinggi, dan percepatan akreditasi bertaraf internasional sangat sejalan dengan arah pengembangan institusi yang tengah dibangun IAIN Kerinci.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, IAIN Kerinci akan terus memperluas kerja sama riset lintas negara melalui publikasi ilmiah bersama dengan perguruan tinggi Islam di kawasan Asia. Selain itu, penguatan mobilitas akademik juga menjadi perhatian utama melalui pengembangan program student exchange, faculty exchange, hingga pembukaan peluang penyelenggaraan joint degree maupun double degree bersama perguruan tinggi mitra.
Di sisi lain, IAIN Kerinci juga terus melakukan penguatan sistem penjaminan mutu akademik serta penyelarasan kurikulum berbasis standar internasional guna menghasilkan lulusan yang kompetitif, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global.
Dengan kepemimpinan baru AIUA yang membawa semangat kolaborasi dan inovasi, IAIN Kerinci optimistis organisasi ini akan semakin berperan sebagai motor penggerak transformasi pendidikan tinggi Islam di Asia. Sinergi antaranggota AIUA diharapkan mampu melahirkan berbagai terobosan akademik, memperkuat diplomasi pendidikan, serta meningkatkan kontribusi nyata perguruan tinggi Islam dalam menjawab tantangan global di masa depan.
Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI
©2026 IAIN Kerinci
- Log in to post comments
