SUNGAI PENUH – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci gelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda ke-XII Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Perpustakaan Digital IAIN Kerinci, Kamis (18/6). Sebanyak 538 wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi sarjana dan pascasarjana resmi dikukuhkan setelah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan akademik dan administratif yang ditetapkan oleh institusi.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan mereka. Menurutnya, wisuda merupakan momentum penting yang menandai berakhirnya proses pendidikan formal sekaligus menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh kepada masyarakat. Rektor menegaskan bahwa tantangan dunia kerja dan kehidupan sosial saat ini semakin kompleks sehingga lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga integritas, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
"Hari ini bukanlah garis akhir dari perjalanan saudara, melainkan langkah awal memasuki kehidupan yang sesungguhnya. Gelar akademik yang saudara sandang merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui karya, pengabdian, dan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Rektor.
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait proses transformasi IAIN Kerinci menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kerinci. Ia menjelaskan bahwa pada 4 Juni 2026 lalu, IAIN Kerinci mendapat undangan dari Kementerian Agama Republik Indonesia untuk mengikuti penyampaian hasil evaluasi usulan alih status kelembagaan.
Berdasarkan hasil evaluasi sementara, IAIN Kerinci termasuk lima perguruan tinggi dari 15 calon yang dinyatakan memenuhi syarat untuk diajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh civitas akademika, pemerintah daerah, alumni, dan berbagai pihak yang selama ini mendukung pengembangan institusi.
"Mudah-mudahan hasilnya akan bisa kita ketahui dalam waktu yang tidak terlalu lama ini. Kita berharap paling lambat tahun 2027 atau awal 2028 IAIN Kerinci sudah bertransformasi menjadi UIN Kerinci. Kami berterima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah memberikan dukungan atas alih status ini," ujarnya.
Selain menyampaikan perkembangan alih status kelembagaan, Rektor juga memberikan kabar gembira bagi civitas akademika dan para lulusan. Pada tahun ini IAIN Kerinci untuk pertama kalinya akan membuka program doktoral (S3), yakni Program Studi Islam dan Program Studi Pendidikan Agama Islam. Kehadiran program doktoral tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi di wilayah Kerinci dan sekitarnya sekaligus memperkuat kapasitas akademik institusi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Program Studi Islam kita pilih karena dapat memayungi berbagai rumpun keilmuan, baik hukum, ekonomi, sosial maupun keagamaan. Kami mengajak para lulusan, terutama dari Pascasarjana, untuk melanjutkan studi pada program doktoral yang akan segera dibuka," tambahnya.
Prosesi wisuda diawali dengan masuknya Senat IAIN Kerinci beserta seluruh peserta upacara ke ruang sidang terbuka. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars IAIN Kerinci serta mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Rektor IAIN Kerinci. Sidang Senat Terbuka secara resmi dibuka oleh Ketua Senat IAIN Kerinci, Prof. Dr. H. Asa'ari, M.Ag., yang menandai dimulainya seluruh rangkaian prosesi akademik Wisuda ke-XII Tahun Akademik 2025/2026.
Rangkaian acara berikutnya diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan doa sebelum memasuki agenda utama berupa pembacaan Surat Keputusan Rektor tentang Wisuda ke-XII IAIN Kerinci Tahun Akademik 2025/2026. Surat keputusan tersebut dibacakan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Faizin, S.Ag., M.Ag., Ph.D., yang menyatakan bahwa sebanyak 538 mahasiswa telah memenuhi seluruh ketentuan akademik dan administratif yang berlaku sehingga berhak memperoleh gelar akademik sesuai program studi masing-masing.
Pembacaan surat keputusan tersebut menjadi dasar resmi pengukuhan para wisudawan dan wisudawati yang berasal dari berbagai fakultas dan program studi di lingkungan IAIN Kerinci. Momen tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru karena menjadi penanda keberhasilan para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tinggi sekaligus menjadi awal perjalanan baru sebagai alumni yang akan berkiprah di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, IAIN Kerinci juga memberikan penghargaan kepada wisudawan berprestasi dari berbagai kategori sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan nonakademik selama menempuh pendidikan.
Pada kategori Wisudawan Terbaik, penghargaan diberikan kepada:
- Deja Putri
- Kiara Aplia
- Hofiflah Anzalina
- Delfiya Duwita Putri
- Ema Tri Sapriani
- Napiya
- Azzura Melan Sari
- Rini Wulandari
- M. Haikal Putra
- Sonia Oktavia
- Gena Putri Saleha
- Auliana Nur Putri
- Farel Syauqi
- Annisa Diyah Ashari
- Natia Rizkia
- Zahagi Melani
- Sri Widia Wahyuni
- Sukran
- Khatimul Fitri
- Khairina A.
- Heri Wanto
Pada kategori Prestasi Non Akademik, penghargaan diberikan kepada:
- Napiya
- Yola Tri Juli
- Atikah Munawwarah
- Azzura Melan Sari
Sementara itu, pada kategori Artikel Ilmiah, penghargaan diberikan kepada:
- Arshinta Vrasetya
- Febrika Sari
- Qiara Nurhalianda Putri
- Violla Yarmanti A.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen IAIN Kerinci dalam mendorong budaya prestasi, kreativitas, inovasi, dan pengembangan kompetensi mahasiswa sehingga mampu melahirkan lulusan yang unggul, kompetitif, dan siap berkontribusi di tengah masyarakat.
Pelaksanaan Wisuda ke-XII IAIN Kerinci Tahun Akademik 2025/2026 turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati Kerinci, Wali Kota Sungai Penuh, Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, pimpinan perguruan tinggi, kepala instansi pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para mitra strategis IAIN Kerinci.
Dengan dikukuhkannya 538 lulusan pada tahun ini, IAIN Kerinci kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berakhlak mulia, moderat, dan berdaya saing. Wisuda ke-XII ini juga menjadi momentum penting yang menegaskan optimisme kampus dalam melanjutkan transformasi menuju UIN Kerinci sekaligus memperluas layanan pendidikan tinggi melalui pembukaan program doktoral yang diharapkan semakin memperkuat peran institusi dalam pembangunan masyarakat, daerah, dan Indonesia di masa depan.
Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI
©2026 IAIN Kerinci
- Log in to post comments
