SUNGAI PENUH - Suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi tampak dalam kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara IAIN Kerinci dan IAI Syekh Maulana Qori Bangko yang berlangsung di ruang pertemuan Gedung SBSN Rektorat IAIN Kerinci, Senin (11/5). Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis kedua perguruan tinggi Islam dalam memperkuat sinergi kelembagaan di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si. bersama Rektor M. Thoiyibi, S.Sos., M.H. dan turut disaksikan oleh jajaran pimpinan serta civitas akademika dari kedua perguruan tinggi. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya kedua institusi dalam memperkuat hubungan akademik dan kelembagaan di tengah tantangan perkembangan dunia pendidikan tinggi yang semakin dinamis. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu membuka ruang inovasi serta pertukaran pengalaman antarperguruan tinggi Islam di Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Dr. Jafar Ahmad menegaskan bahwa kerja sama antarlembaga pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan institusi, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan di era perkembangan teknologi dan globalisasi. Menurutnya, perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus membangun kolaborasi yang kuat guna meningkatkan kualitas akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kerja sama ini bukan hanya sebatas penandatanganan dokumen, tetapi menjadi langkah nyata dalam membangun sinergi akademik, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Rektor.
Sementara itu, M. Thoiyibi menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara kedua institusi. Ia berharap MoU tersebut dapat menjadi awal dari berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, serta penguatan kelembagaan.
Menurutnya, hubungan baik antarperguruan tinggi Islam perlu terus dibangun agar mampu menciptakan inovasi dan kontribusi positif bagi masyarakat luas. Ia juga menilai kolaborasi menjadi salah satu cara efektif dalam meningkatkan mutu dan daya saing perguruan tinggi di era modern.
“Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan secara produktif dan berkelanjutan bagi kedua institusi, sehingga mampu menghadirkan berbagai program akademik dan pengembangan kelembagaan yang memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan,” kata M. Thoiyibi.
Melalui penandatanganan MoU ini, kedua perguruan tinggi sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang strategis, meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran informasi akademik, hingga pelaksanaan kegiatan bersama yang mendukung peningkatan mutu perguruan tinggi.
Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi landasan dalam menciptakan hubungan kelembagaan yang lebih erat dan memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan tinggi Islam di Provinsi Jambi, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI
©2026 IAIN Kerinci
- Log in to post comments
