SUNGAI PENUH — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) menyelenggarakan Seminar Hasil Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan LP2M yang bertujuan untuk mempresentasikan capaian penelitian dosen, memperkuat budaya akademik, serta mendorong akuntabilitas pelaksanaan riset di lingkungan IAIN Kerinci.
Kegiatan seminar berlangsung, Selasa, (4/11), di Ruang Pertemuan Lantai II LP2M IAIN Kerinci, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Acara ini dihadiri oleh seluruh dosen peneliti penerima dana BOPTN (Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri), serta dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II IAIN Kerinci, Prof. Dr. Ahmad Jamin, S.IP., S.Ag., M.Ag.
Dalam sambutannya, Kepala LP2M IAIN Kerinci, Nuzul Iskandar, M.A., menyampaikan apresiasi kepada para dosen peneliti yang telah melaksanakan kegiatan penelitian berbasis SBK pada Tahun Anggaran 2025. Ia menegaskan bahwa kegiatan seminar ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga sarana refleksi dan penguatan kapasitas riset di kalangan sivitas akademika.
“Melalui seminar hasil penelitian ini, kita ingin memastikan bahwa setiap penelitian yang dilakukan di IAIN Kerinci tidak berhenti pada laporan administratif semata, tetapi benar-benar menghasilkan temuan yang bermanfaat bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan,” ujar Iskandar.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya publikasi ilmiah dan kolaborasi antarpeneliti lintas disiplin untuk meningkatkan daya saing akademik kampus. LP2M, menurutnya, berkomitmen untuk terus memfasilitasi dosen dalam hal pendanaan, bimbingan metodologis, serta pendampingan publikasi pada jurnal bereputasi.
Sementara itu, Wakil Rektor II IAIN Kerinci, Prof. Dr. Ahmad Jamin, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penelitian merupakan salah satu pilar utama dalam tridharma perguruan tinggi, bersama dengan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa kegiatan seperti seminar hasil penelitian memiliki makna strategis dalam menjaga kesinambungan mutu akademik dan pengembangan keilmuan.
“Penelitian yang bermutu harus berangkat dari kebutuhan masyarakat dan berujung pada solusi nyata. Melalui kegiatan ini, kita berharap hasil riset para dosen tidak hanya memperkaya khazanah akademik, tetapi juga mampu memberi kontribusi terhadap pembangunan daerah dan nasional,” ujar Prof. Ahmad Jamin.
Dalam kesempatan yang sama, beliau juga mendorong para peneliti untuk meningkatkan etos ilmiah, memperluas jejaring penelitian, serta memperkuat publikasi di tingkat nasional maupun internasional. Setelah sambutan, Prof. Ahmad Jamin secara resmi membuka kegiatan Seminar Hasil Penelitian SBK Tahun Anggaran 2025 dengan ketukan palu tanda dimulainya acara.
Seminar hasil penelitian ini menjadi media penting bagi dosen peneliti untuk mempresentasikan capaian, mendapatkan masukan dari sejawat, serta memperkaya wawasan metodologis. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya ide-ide baru yang relevan dengan konteks sosial, keagamaan, dan pembangunan masyarakat Kerinci dan sekitarnya.
LP2M IAIN Kerinci berkomitmen untuk menjadikan hasil penelitian dosen sebagai fondasi dalam pengembangan ilmu keislaman dan kemasyarakatan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan IAIN Kerinci semakin berperan aktif sebagai lembaga pendidikan tinggi keagamaan yang unggul dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI ©2025 IAIN Kerinci
- Log in to post comments
