SUNGAI PENUH - Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Kerinci mengikuti kegiatan Mentoring Penyusunan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang diselenggarakan oleh Presidium LPM PTKIN Se-Indonesia, Sabtu, (28/2). Agenda ini menjadi langkah strategis dalam merespons terbitnya Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Melalui platform Zoom, presidium memberikan pendampingan teknis dalam proses pemutakhiran dokumen dan perangkat SPMI agar selaras dengan ketentuan regulasi terbaru. Penyesuaian tersebut mencakup harmonisasi kebijakan mutu, penyempurnaan standar, penguatan mekanisme evaluasi diri, serta optimalisasi implementasi siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) sebagai fondasi sistem penjaminan mutu internal yang berkelanjutan. Hasil dari pendampingan ini kemudian diharapkan mampu melakukan rekonstruksi sistem mutu perguruan tinggi secara sistematis dan terukur.
Ketua LPM IAIN Kerinci, Dr. M. Nurzen, M.Pd., menyebut kegiatan ini adalah hal penting dalam memperkuat fondasi sistem penjaminan mutu di lingkungan kampus. Menurutnya, pemutakhiran SPMI harus dilakukan secara komprehensif dengan menitikberatkan pada penyelarasan standar, penguatan tata kelola berbasis data, serta konsistensi implementasi siklus PPEPP agar mampu menghasilkan peningkatan mutu yang berkelanjutan dan terdokumentasi dengan baik.
“Pemutakhiran SPMI sesuai Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 menjadi langkah penting agar sistem penjaminan mutu internal kami tetap relevan, adaptif, dan memenuhi standar nasional pendidikan tinggi,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh empat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), yakni UIN Salatiga, IAIN Kerinci, IAIN Datuk Laksamana Bengkalis, dan STAIN Majene. Keikutsertaan LPM IAIN Kerinci dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen institusi dalam menjaga konsistensi implementasi sistem penjaminan mutu yang adaptif dan responsif terhadap dinamika kebijakan pendidikan tinggi.
Melalui partisipasi dalam mentoring nasional tersebut, IAIN Kerinci menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya mutu serta melakukan transformasi kelembagaan yang selaras dengan perkembangan regulasi dan tuntutan peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI
©2025 IAIN Kerinci
- Log in to post comments
