SUNGAI PENUH - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci menggelar kegiatan Pendampingan Penguatan Transformasi Kelembagaan yang menghadirkan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Arskal Salim, GP., M.Ag., sebagai pemateri. Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Lantai III Rektorat IAIN Kerinci, Jum'at (10/7), kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama RI dalam mendorong penguatan tata kelola kelembagaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) agar semakin adaptif, unggul, dan berdaya saing.
Pendampingan tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan IAIN Kerinci, mulai dari rektor, wakil rektor, dekan, wakil dekan, ketua lembaga, kepala unit, ketua jurusan, ketua program studi, hingga pejabat struktural lainnya. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat arah kebijakan transformasi kelembagaan, meningkatkan efektivitas tata kelola perguruan tinggi, serta memperkokoh budaya akademik sebagai fondasi dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi yang terus berkembang. Selain itu, pendampingan ini juga menjadi wadah bagi sivitas akademika untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai arah kebijakan Kementerian Agama RI dalam mengembangkan PTKIN yang berkualitas, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menjawab tantangan global melalui peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rektor IAIN Kerinci, Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa pendampingan yang diberikan oleh Kementerian Agama RI merupakan langkah strategis dalam memperkuat arah transformasi kelembagaan di lingkungan IAIN Kerinci. Menurutnya, transformasi kelembagaan bukan sekadar perubahan administratif atau kelembagaan semata, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas tata kelola, penguatan budaya akademik, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan riset dan inovasi yang berkelanjutan. Ia menegaskan, melalui pendampingan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, seluruh unsur pimpinan dan sivitas akademika memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arah kebijakan pengembangan PTKIN.
"Pendampingan ini menjadi momentum penting bagi IAIN Kerinci untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan di berbagai sektor. Kami berharap arahan dari Kementerian Agama RI dapat menjadi pedoman dalam mempercepat transformasi kelembagaan sehingga IAIN Kerinci semakin unggul, profesional, dan berdaya saing," ujar Jafar.
Dalam pemaparannya, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Arskal Salim, GP., M.Ag., menjelaskan bahwa transformasi kelembagaan merupakan salah satu agenda prioritas Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di Indonesia. Menurutnya, perubahan yang dilakukan harus dibangun melalui tata kelola yang akuntabel, kepemimpinan yang visioner, penguatan budaya akademik, serta peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi. Selain itu, setiap PTKIN didorong untuk memperkuat riset, memperluas jejaring kerja sama, meningkatkan publikasi ilmiah, serta menghasilkan inovasi yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat. Ia menambahkan, keberhasilan transformasi kelembagaan sangat bergantung pada komitmen seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya mutu, memperkuat kolaborasi, dan melakukan berbagai inovasi agar perguruan tinggi mampu berkembang secara berkelanjutan serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
"Transformasi kelembagaan harus dimaknai sebagai upaya membangun perguruan tinggi yang semakin berkualitas, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Karena itu, penguatan tata kelola, budaya akademik, dan kolaborasi harus terus menjadi perhatian bersama agar PTKIN mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," tegas Prof. Arskal Salim.
Melalui kegiatan pendampingan ini, IAIN Kerinci diharapkan semakin siap memperkuat transformasi kelembagaan secara menyeluruh, meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, memperluas budaya akademik, mengembangkan riset dan inovasi, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen IAIN Kerinci dalam mewujudkan perguruan tinggi Islam negeri yang unggul, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus mendukung langkah transformasi menuju institusi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi Islam dan pembangunan nasional.
Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI
©2026 IAIN Kerinci
- Log in to post comments
