SUNGAI PENUH - Satuan Pengawasan Internal (SPI) IAIN Kerinci sukses gelar Workshop Penyusunan Laporan Kegiatan dan Keuangan bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sungai Penuh. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Mini Teater IAIN Kerinci, Kamis (6/8). Kegiatam tersebut bertujuan mengedukasi sekaligus meningkatkan pemahaman pengelola kegiatan mengenai penyusunan laporan kegiatan dan keuangan yang tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Workshop menghadirkan narasumber dari KPPN Sungai Penuh, yakni Moh. Ihwanudin dan Jamaludin Salim, yang menyampaikan materi mengenai tata kelola pelaporan sebagai bagian penting dari akuntabilitas pengelolaan anggaran negara. Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali pemahaman mulai dari penyusunan laporan kegiatan yang sistematis, kelengkapan dokumen pertanggungjawaban, hingga teknik penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan regulasi.
Dalam pemaparannya, Moh. Ihwanudin menegaskan bahwa kualitas laporan menjadi salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, laporan yang disusun secara benar tidak hanya memenuhi aspek administrasi, tetapi juga mencerminkan profesionalisme dan integritas dalam pengelolaan anggaran.
"Laporan yang baik bukan sekadar memenuhi administrasi, tetapi menjadi cerminan profesionalisme dan integritas dalam mengelola setiap kegiatan. Karena itu, setiap dokumen harus disusun secara lengkap, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Senada dengan itu, Jamaludin Salim menjelaskan bahwa masih terdapat sejumlah kendala dalam penyusunan laporan, terutama terkait kelengkapan dokumen dan pemahaman terhadap mekanisme administrasi. Karena itu, workshop ini diharapkan dapat menyamakan persepsi seluruh peserta agar kualitas pelaporan di lingkungan IAIN Kerinci semakin baik.
"Saya berharap setelah mengikuti workshop ini, seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai standar penyusunan laporan kegiatan dan keuangan. Dengan demikian, kualitas tata kelola administrasi di lingkungan IAIN Kerinci akan semakin baik," katanya.
Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI) IAIN Kerinci, Dr. Ravico, M.Hum., mengatakan bahwa workshop tersebut merupakan salah satu langkah strategis SPI dalam memperkuat sistem pengawasan internal melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang administrasi dan pelaporan. Menurutnya, tata kelola yang baik hanya dapat terwujud apabila seluruh pelaksana kegiatan memahami mekanisme pertanggungjawaban secara benar.
"SPI memiliki komitmen untuk terus mendorong terciptanya tata kelola yang akuntabel dan transparan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap pengelola kegiatan memahami mekanisme pelaporan sehingga potensi kesalahan administrasi dapat diminimalkan," ungkap Dr. Ravico.
Rektor IAIN Kerinci, Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., mengapresiasi inisiatif SPI yang menghadirkan narasumber dari KPPN Sungai Penuh untuk memberikan penguatan kepada para pengelola kegiatan. Ia menilai peningkatan kompetensi dalam penyusunan laporan menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada prinsip good governance.
"Pengelolaan keuangan dan penyusunan laporan yang baik merupakan fondasi terciptanya tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel. Saya berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh sehingga setiap kegiatan di IAIN Kerinci dapat dipertanggungjawabkan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas Rektor.
Workshop berlangsung dengan lancar, aman, dan sukses. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias serta aktif berdiskusi bersama narasumber mengenai berbagai persoalan teknis dalam penyusunan laporan kegiatan dan keuangan. Melalui kegiatan ini, SPI IAIN Kerinci berharap budaya akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme dalam pengelolaan program serta anggaran semakin kuat guna mendukung peningkatan kualitas tata kelola institusi.
Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI
©2026 IAIN Kerinci
- Log in to post comments
