Semarak Cinta Budaya, Rektor Jafar: Kampus Harus Jadi Ruang Aman dan Inspiratif bagi Generasi Emas

Semarak Cinta Budaya, Rektor Jafar: Kampus Harus Jadi Ruang Aman dan Inspiratif bagi Generasi Emas

SUNGAI PENUH - Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) FTIK IAIN Kerinci kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan karakter dan pelestarian budaya lokal melalui kegiatan “Gebyar Semarak Cinta Budaya” tingkat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., memberikan apresiasi penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kampus harus hadir sebagai ruang edukasi yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak.

“Kampus bukan hanya tempat belajar bagi orang dewasa, tetapi juga ruang aman, sehat, dan inspiratif bagi generasi emas bangsa. Anak-anak harus merasakan bahwa kampus adalah ruang yang menyenangkan dan mendukung kreativitas mereka,” ujar Rektor Jafar Ahmad, Kamis (20/11).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan seperti Gebyar Semarak Cinta Budaya memiliki peran penting dalam menanamkan rasa cinta terhadap budaya lokal sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin anak-anak tumbuh dengan karakter yang kuat, berakhlak, serta memiliki kebanggaan terhadap identitas budayanya. Budaya adalah fondasi yang memperkuat jati diri mereka di masa depan,” tambahnya.

Rektor Jafar Ahmad juga menegaskan bahwa IAIN Kerinci akan terus membuka ruang kolaborasi dan menghadirkan berbagai kegiatan edukatif bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen menjadikan kampus ini progresif, terbuka, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pendidikan anak usia dini adalah investasi jangka panjang, dan IAIN Kerinci harus mengambil peran aktif di dalamnya,” tegasnya.

Kegiatan ini turut dimeriahkan dengan berbagai perlombaan dan pertunjukan seni budaya, sebagai metode menyenangkan untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal kepada anak-anak usia dini.

Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI ©2025 IAIN Kerinci