SUNGAI PENUH - Setelah resmi dibuka pada awal Mei lalu, rangkaian Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah yang diselenggarakan oleh IAIN Kerinci melalui Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) kembali menghadirkan sesi pendalaman materi penulisan artikel ilmiah, Selasa, (19/5). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Gedung SBSN Lantai 3 tersebut dimulai pukul 08.00-12.00 WIB dan diikuti dengan antusias oleh dosen serta tenaga kependidikan FTIK.
Workshop ini menjadi bagian dari upaya FTIK dalam memperkuat kompetensi akademik civitas kampus, khususnya dalam meningkatkan kemampuan menulis artikel ilmiah yang sistematis, berkualitas, dan layak dipublikasikan pada jurnal bereputasi. Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi materi, berdiskusi, serta berkonsultasi langsung dengan narasumber terkait kendala dalam proses penulisan artikel ilmiah.
Pada sesi pertama, Prof. Dr. Dairabi Kamil menyampaikan materi bertema “Struktur Artikel dan Pendahuluan yang Menjual”. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa penyusunan struktur artikel ilmiah harus dilakukan secara sistematis agar gagasan penelitian dapat tersampaikan dengan baik kepada pembaca maupun reviewer jurnal. Ia juga menekankan pentingnya bagian pendahuluan sebagai fondasi utama dalam sebuah artikel ilmiah karena bagian tersebut menjadi penentu ketertarikan pembaca terhadap isi penelitian.
Menurutnya, banyak artikel ilmiah gagal dipublikasikan bukan karena kualitas penelitian yang rendah, melainkan karena penulis belum mampu menyusun pendahuluan secara kuat dan terarah. Oleh sebab itu, penulis perlu memahami cara membangun argumentasi akademik, menunjukkan urgensi penelitian, serta menampilkan kebaruan penelitian secara jelas.
“Pendahuluan merupakan pintu awal yang menentukan kualitas sebuah artikel ilmiah. Penulis harus mampu menunjukkan urgensi penelitian, kebaruan kajian, serta tujuan penelitian secara jelas agar artikel memiliki nilai akademik yang kuat,” ujarnya di hadapan peserta workshop.
Sementara itu, pada sesi kedua, Prof. Dr. Daflizar membawakan materi “Metode dan Hasil yang Layak Terbit”. Ia menjelaskan bahwa metode penelitian menjadi bagian penting yang menunjukkan kualitas dan kredibilitas suatu penelitian. Menurutnya, penulisan metode harus dilakukan secara rinci, sistematis, dan mudah dipahami agar penelitian dapat diuji maupun direplikasi oleh peneliti lain. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penyajian hasil penelitian yang fokus dan relevan dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian, kata dia, tidak hanya harus disajikan secara deskriptif, tetapi juga perlu diperkuat dengan analisis yang mampu memberikan kontribusi ilmiah yang jelas.
“Metode penelitian harus ditulis secara sistematis dan detail agar penelitian dapat dipahami serta diuji kembali oleh peneliti lain. Selain itu, hasil penelitian perlu disajikan secara fokus sehingga mampu menjawab tujuan penelitian secara ilmiah,” jelasnya.
Dekan FTIK Dr. Eva Ardinal, M.A., mengatakan bahwa sesi lanjutan workshop ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi akademik dosen dan tenaga kependidikan FTIK, khususnya dalam bidang penulisan dan publikasi ilmiah. Ia menilai kemampuan menulis artikel ilmiah menjadi kebutuhan utama bagi akademisi di tengah tuntutan peningkatan kualitas publikasi perguruan tinggi.
“Kami berharap melalui workshop ini para peserta semakin memahami teknik penulisan artikel ilmiah yang baik dan mampu menghasilkan karya akademik yang berkualitas serta siap dipublikasikan pada jurnal bereputasi,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung lancar dan selesai tepat waktu. Tingginya antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi dan sesi tanya jawab selama workshop berlangsung. Melalui kegiatan ini, FTIK IAIN Kerinci terus mendorong terciptanya budaya akademik yang produktif dan berorientasi pada peningkatan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan kampus.
Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI
©2026 IAIN Kerinci
- Log in to post comments
