Seleksi Hari Pertama UM-PTKIN 2024 IAIN Kerinci Berjalan Lancar

UM-PTKIN 2024

 

Sungai Penuh – Seleksi hari pertama Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2024 di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci berjalan lancar. Bertempat di laboratorium terpadu IAIN Kerinci sebanyak 511 peserta akan mengikuti ujian menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE), senin (24/06).

 

Kabag Akademik IAIN Kerinci, Prisman, S.Ag, M.Sy., menyatakan bahwa pelaksanaan ujian di hari pertama ini berjalan sesuai rencana tanpa kendala dan akan dilaksanakan selama lima hari ke depan. 

 

"Kami telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, dari perangkat komputer hingga jaringan internet, semuanya berjalan lancar. Kegiatan ini diikuti 511 peserta dan dibagi menjadi 13 sesi yang akan berlangsung mulai hari ini hingga sabtu mendatang," ujarnya.

 

Para peserta ujian tampak antusias dan fokus selama mengikuti ujian. Mereka diberikan fasilitas terbaik oleh pihak kampus untuk mendukung kelancaran pelaksanaan seleksi.

 

Wakil Rektor III IAIN Kerinci, Dr. Ahmad Jamin, M.Ag., menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras panitia dan partisipasi aktif para peserta. 

 

"Kami sangat bangga dengan kinerja panitia yang telah bekerja keras memastikan segala persiapan berjalan lancar. Terima kasih juga kepada para peserta yang telah mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti ujian dengan penuh semangat," tuturnya.

 

Jamin menegaskan komitmen IAIN Kerinci untuk terus memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan UM-PTKIN 2024. 

 

"Kami berkomitmen untuk menjaga integritas dalam proses seleksi ini. Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dan meraih hasil yang memuaskan. Setelah jalur UM-PTKIN, kami juga menyediakan jalur mandiri bagi calon mahasiswa yang ingin bergabung bersama kami," tambahnya.

 

Hari pertama seleksi UM-PTKIN 2024 di IAIN Kerinci menjadi awal yang baik dalam rangkaian ujian yang akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. IAIN Kerinci siap menyambut generasi baru mahasiswa yang berkomitmen untuk menimba ilmu di perguruan tinggi keagamaan Islam.