Refleksi Nilai Al-Qur’an di Bulan Ramadan, IAIN Kerinci Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama

Refleksi Nilai Al-Qur’an di Bulan Ramadan, IAIN Kerinci Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama

SUNGAI PENUH - Civitas akademika IAIN Kerinci menggelar peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama, kajian keagamaan Ramadan, serta penghormatan purnatugas guru besar kampus, Masnur Alam. Kegiatan tersebut berlangsung, Rabu (11/3), di Gedung Perpustakaan Digital kampus mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.

Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting bagi civitas akademika untuk memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan akademik. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membangun karakter, spiritualitas, serta integritas moral mahasiswa dan seluruh civitas akademika. Momentum ini, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus terus dihidupkan dalam aktivitas akademik, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

“Peringatan Nuzulul Qur’an ini hendaknya kita jadikan sebagai ruang refleksi bersama untuk memperkuat hubungan kita dengan Al-Qur’an. Tidak hanya membacanya, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia akademik,” ujar Rektor.

Sementara itu, kajian Ramadan dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor II IAIN Kerinci, Prof. Dr. Ahmad Jamin, S.Ag., S.Ip., M.Si., dengan tema “Merajut Takwa dan Menggapai Istiqamah di Bulan Suci yang Penuh Berkah.” Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas ketakwaan sekaligus melatih konsistensi dalam menjalankan nilai-nilai kebaikan. Ia menjelaskan bahwa takwa tidak hanya tercermin melalui ibadah ritual, tetapi juga melalui sikap disiplin, kejujuran, serta kepedulian sosial yang harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan akademik.

“Ramadan mengajarkan kita untuk merajut ketakwaan melalui ibadah, pengendalian diri, serta kepedulian sosial. Tantangan terbesar bukan hanya meningkatkan ibadah selama Ramadan, tetapi bagaimana kita mampu menjaga istiqamah setelah bulan suci ini berlalu,” jelas Prof. Jamin.

Pada kesempatan yang sama, civitas akademika juga memberikan penghormatan kepada guru besar IAIN Kerinci yang memasuki masa purnatugas, yakni Prof. Dr. Masnur Alam. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian beliau selama bertahun-tahun dalam dunia pendidikan, penelitian, serta pengembangan institusi.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdiannya di kampus serta mengungkapkan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari perkembangan institusi hingga saat ini. Ia juga berharap semangat keilmuan, pengabdian, dan kebersamaan yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan oleh generasi akademisi berikutnya.

“Saya merasa sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari perjalanan akademik di IAIN Kerinci. Banyak pengalaman dan kebersamaan yang sangat berharga selama saya mengabdi di kampus ini,” ungkap Prof. Masnur.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat nilai-nilai spiritual, ukhuwah, serta semangat pengabdian civitas akademika IAIN Kerinci dalam menjalankan peran akademik dan sosial di tengah masyarakat.

Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI 
©2025 IAIN Kerinci