Prediksi Pendidikan Berbasis Data, Prodi Tadris Matematika Dorong Mahasiswa Kuasai Analisis Regresi

Prediksi Pendidikan Berbasis Data, Prodi Tadris Matematika Dorong Mahasiswa Kuasai Analisis Regresi

SUNGAI PENUH, IAIN Kerinci — Di tengah percepatan transformasi digital yang menuntut pengambilan keputusan berbasis data dalam dunia pendidikan, Program Studi Tadris Matematika menggelar kuliah tamu Statistik Lanjut bertajuk “Memprediksi Masa Depan Dunia Pendidikan Melalui Data: Esensi Regresi di Era Digital”, Kamis (30/4). Kegiatan ini menghadirkan Dr. Intan Sherina, S.Si., M.Sc. sebagai narasumber utama dan diikuti sekitar 70 mahasiswa dengan tingkat partisipasi yang tinggi.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Mini Teater, Gedung SBSN Perpustakaan Digital, Kampus Utama IAIN Kerinci ini tidak sekadar menjadi forum akademik rutin, melainkan bagian dari strategi institusional dalam memperkuat kompetensi literasi data mahasiswa di tengah percepatan transformasi digital sektor pendidikan. Analisis regresi statistik ditempatkan sebagai instrumen kunci untuk memahami dinamika pendidikan berbasis data, sekaligus menjawab tuntutan pengambilan keputusan yang semakin kompleks dan berbasis bukti.

Dalam pemaparannya, Dr. Intan menegaskan bahwa data telah bertransformasi menjadi aset strategis dalam ekosistem pendidikan modern. Pemanfaatannya mencakup spektrum luas, mulai dari evaluasi pembelajaran, pemetaan kebutuhan tenaga pendidik, pengembangan kurikulum adaptif, hingga formulasi kebijakan berbasis bukti atau evidence-based policy.

“Data adalah dasar untuk memahami dan memprediksi perubahan pendidikan secara lebih terukur. Ketika dianalisis dengan metode yang tepat, data dapat membantu kita membaca kecenderungan, menemukan pola, dan menghasilkan prediksi yang lebih akurat dalam merancang kebijakan maupun strategi pendidikan,” ujar Dr. Intan.

Pernyataan tersebut menegaskan pergeseran paradigma pendidikan dari pendekatan normatif menuju pendekatan analitis, di mana kemampuan mengolah dan menginterpretasikan data tidak lagi menjadi pelengkap, melainkan kompetensi inti yang menentukan relevansi lulusan di dunia akademik maupun profesional.

Lebih lanjut, Dr. Intan menekankan bahwa mahasiswa harus melampaui pemahaman teoritis statistik dengan mengintegrasikan analisis data ke dalam riset dan pemecahan persoalan riil, sekaligus membangun pola pikir analitis dan kritis sebagai fondasi dalam membaca data secara komprehensif, sehingga data tidak berhenti sebagai angka semata, tetapi menjadi basis argumentasi ilmiah dan kebijakan yang presisi.

“Analisis data kini menjadi kompetensi inti. Mahasiswa harus mampu mengintegrasikannya dalam riset dan membangun pola pikir kritis agar data bernilai sebagai dasar keputusan ilmiah,” paparnya

Keterlibatan aktif mahasiswa dalam sesi diskusi kegiatan ini menjadi wujud meningkatnya kesadaran akademik terhadap pentingnya metodologi kuantitatif dalam riset kontemporer. Secara lebih luas, kuliah tamu ini menegaskan arah penguatan kapasitas akademik IAIN Kerinci sebagai kampus yang adaptif, progresif, dan berorientasi pada kecepatan inovasi, dengan menempatkan statistika sebagai instrumen strategis dalam membaca dan merumuskan masa depan pendidikan. Pendekatan ini mempertegas posisi IAIN Kerinci sebagai kampus yang terus bergerak menuju puncak ilmu pengetahuan, dengan menyiapkan lulusan yang tangkas, presisi, dan responsif dalam menghadapi dinamika era berbasis data.

Riki – Pusat Media dan Promosi IAIN Kerinci
©2026 IAIN Kerinci